Makna "keluarga" Bagi Saya

Warga dan Negara menurut pandangan saya

Budaya Barat vs Budaya Timur

Apa sih Budaya Barat dan Budaya Timur ”. dan apa perbedaannya Budaya Barat dan Budaya Timur

Makna "keluarga" Bagi Saya

Apa sih arti keluarga bagi anda ? dan apa Makna Keluarga bagi anda ?

Kamis, 05 Juli 2018

Cloud Computing

TUGAS

1. Jelaskan tentang Cloud Computing , Kelebihan dan Kekurangan Cloud Computing?
2. Menjelaskan Perusahaan yang menggunakan Cloud Computing , Jelaskan profil perusahaan dan fungsi Cloud Computing pada Perusahaan


1.Cloud Computing adalah gabungan pemanfaatan teknologi komputer ('komputasi') dan pengembangan berbasis Internet. Cloud adalah metafora dari internet, sebagaimana awan yang sering digambarkan di diagram jaringan komputer. Sebagaimana awan dalam diagram jaringan komputer tersebut, awan (cloud)dalam Cloud Computing juga merupakan abstraksi dari infrastruktur kompleks yang disembunyikannya.Ia adalah suatu metoda komputasi di mana kapabilitas terkait teknologi informasi disajikan sebagai suatu layanan (as a service), sehingga pengguna dapat mengaksesnya lewat Internet ("di dalam awan")  tanpa mengetahui apa yang ada didalamnya, ahli dengannya, atau memiliki kendali terhadap infrastruktur teknologi yang membantunya. Menurut sebuah makalah tahun 2008 yang dipublikasi IEEE Internet Computing.

Keunggulan Cloud Computing Sistem

(1) Keuntungan bagi para pelaku bisnis adalah minimalisasi biaya investasi infrastruktur publik sehingga bisnis bisa lebih terfokus pada aspek fungsionalitasnya,
(2) Bagi application developer, layanan PaaS memungkinkan pengembangan dan implementasi aplikasi dengan cepat sehingga meningkatkan produktivitas,
 (3) Bagi para praktisi yang bergerak di industri TI, hal ini berarti terbukanya pasar baru bagi industri jasa pengembangan teknologi informasi,
(4) Bagi pebisnis di bidang infrastruktur, hal ini merupakan peluang yang besar karena dengan meningkatnya penggunaan layanan SaaS ini akan meningkatkan penggunaaan bandwidth internet,
(5) Integrasi aplikasi dengan berbagai perangkat

Kekurangan Cloud Computing Sistem

(1) service level, artinya kemungkinan service performance yang kurang konsisten dari provider. Inkonsistensi cloud provider ini meliputi, data protection dan data recovery,
(2) privacy, yang berarti adanya resiko data user akan diakses oleh orang lain karena hosting dilakukan secara bersama-sama,
(3) compliance, yang mengacu pada resiko adanya penyimpangan level compliance dari provider terhadap regulasi yang diterapkan oleh user,
(4) data ownership mengacu pada resiko kehilangan kepemilikan data begitu data disimpan dalam cloud,
(5) data mobility, yang mengacu pada kemungkinan share data antar cloudservice dan cara memperoleh kembali data jika suatu saat usermelakukan proses terminasi terhadap layanan cloud Computing


2. Amazon Web Services adalah sekumpulan layanan-layanan berbasis Cloud Computing yang di sediakan oleh Amazon sejak tahun 2002. Meskipun salah satu perusahaan raksasa internet ini sering kita kenal untuk membeli buku dan lagu, namun sekarang Amazon telah menambah layanannya dalam hal infrastrutktur cloud computingnya dalam hal infrastrutktur cloud computing. 

Manfaat Amazon Web Services

  1. Amazon Web Services menyediakan layanan infrastruktur kunci bisnis dunia yang bermanfaat untuk membangun bisnis perusahaan dan sebagai akses penawaran produk dari suatu perusahaan ke perusahaan lain.
  2. Amazon Web Services juga menyediakan layanan cloud computing sehingga pengguna dapat menyimpan data secara permanen di dalam server di internet.

Kelebihan Amazon Web Services

  1. Aman. Amazon Web Services menyediakan kontrol akses untuk memastikan topik dan pesan dijamin terhadap akses yang tidak sah
  2. Fleksibel. Amazon Web Services dapat diakses di mana saja dan kapan saja.
  3. Efisiensi waktu dalam bisnis. Perusahaan-perusahan akan lebih dimudahkan dalam melakukan jual beli dengan menggunakan Amazon Web Services.

Kekurangan Amazon Web Services

  1. Harga produk yang ditawarkan perusahaan tidak dapat ditawar-tawar
  2. Barang yang ditawarkan tidak sebanding dengan yang asli

Referensi 


  1. ^ "Amazon Web Services About Us". Amazon.com. September 2011. Diakses tanggal 16 May 2012.
  2. ^ "What is Cloud Computing by Amazon Web Services | AWS". Aws.amazon.com. Diakses tanggal 2013-07-17.
  3. Simson Garfinkel (3 October 2011). ["The Cloud Imperative"]. Technology Review (MIT). Retrieved 31 May 2013.

Sabtu, 02 Juni 2018

Quantum Computation

Quantum Computation

Dalam bahasa Indonesia yaitu komputer kuantum, merupakan komputer yang memanfaatkan fenomena-fenomena dari mekanika quantum, seperti quantum superposition dan quantum entanglement, yang digunakan untuk pengoperasian data.

Perhitungan jumlah data pada komputasi klasik dihitung dengan bit, sedangkan perhitungan jumlah data pada komputer kuantum dilakukan dengan qubit. Prinsip dasar komputer kuantum adalah bahwa sifat kuantum dari partikel dapat digunakan untuk mewakili data dan struktur data, dan bahwa mekanika kuantum dapat digunakan untuk melakukan operasi dengan data ini. Dalam hal ini untuk mengembangkan komputer dengan sistem kuantum diperlukan suatu logika baru yang sesuai dengan prinsip kuantum.

Komputer kuantum dapat jauh lebih cepat dari komputer konvensional pada banyak masalah, salah satunya yaitu masalah yang memiliki sifat berikut :
  1. Satu-satunya cara adalah menebak dan mengecek jawabannya berkali-kali
  2. Terdapat n jumlah jawaban yang mungkin
  3. Setiap kemungkinan jawaban membutuhkan waktu yang sama untuk mengeceknya
  4. Tidak ada petunjuk jawaban mana yang kemungkinan benarnya lebih besar: memberi jawaban dengan asal tidak berbeda dengan mengeceknya dengan urutan tertentu. 

Quantum Entanglement


Quantum entanglement adalah efek mekanik kuantum yang mengaburkan jarak antara partikel individual sehingga sulit menggambarkan partikel tersebut terpisah meski Anda berusaha memindahkan mereka. Entanglement juga merupakan esensi komputasi kuantum karena ini adalah jalinan kualitas yang berhubungan dengan lebih banyak informasi dalam bit kuantum dibanding dengan bit komputing klasik.

Quantum entanglement terjadi ketika partikel seperti foton, elektron, molekul besar seperti buckyballs, dan bahkan berlian kecil berinteraksi secara fisik dan kemudian terpisahkan; jenis interaksi adalah sedemikian rupa sehingga setiap anggota yang dihasilkan dari pasangan benar dijelaskan oleh kuantum mekanik deskripsi yang sama (keadaan yang sama), yang terbatas dalam hal faktor penting seperti posisi, momentum, perputaran, polarisasi


Pengoperasian Data Qubit

Sebuah qubit adalah unit dasar informasi dalam sebuah komputer kuantum. Sementara sedikit dapat mewakili hanya satu dari dua kemungkinan seperti 0 / 1, ya / tidak, qubit dapat mewakili lebih: 0 / 1, 1 dan 0, probabilitas terjadinya setiap saat dikombinasikan dengan qubit lebih, dan semua yang secara bersamaan. Secara umum komputer kuantum dengan qubit n bisa dalam superposisi sewenang-wenang hingga 2 n negara bagian yang berbeda secara bersamaan (ini dibandingkan dengan komputer normal yang hanya dapat di salah satu negara n 2 pada satu waktu).

Untuk memanipulasi sebuah qubit, maka menggunakan Quantum Gates (Gerbang Kuantum). Cara kerjanya yaitu sebuah gerbang kuantum bekerja mirip dengan gerbang logika klasik. Gerbang logika klasik mengambil bit sebagai input, mengevaluasi dan memproses input dan menghasilkan bit baru sebagai output.


Quantum Gates

Quantum Gates / Gerbang Quantum merupakan sebuah aturan logika / gerbang logika yang berlaku pada quantum computing. Prinsip kerja dari quantum gates hampir sama dengan gerbang logika pada komputer digital. Jika pada komputer digital terdapat beberapa operasi logika seperti AND, OR, NOT, pada quantum computing gerbang quantum terdiri dari beberapa bilangan qubits, sehingga quantum gates lebih susah untuk dihitung daripada gerang logika pada komputer digital.


Algoritma Shor

Algoritma yang ditemukan oleh Peter Shor pada tahun 1995. Dengan menggunakan algoritma ini, sebuah komputer kuantum dapat memecahkan sebuah kode rahasia yang saat ini secara umum digunakan untuk mengamankan pengiriman data. Kode yang disebut kode RSA ini, jika disandikan melalui kode RSA, data yang dikirimkan akan aman karena kode RSA tidak dapat dipecahkan dalam waktu yang singkat. Selain itu, pemecahan kode RSA membutuhkan kerja ribuan komputer secara paralel sehingga kerja pemecahan ini tidaklah efektif.

Algoritma Shor bergantung pada hasil dari teori bilangan. Hasil ini adalah: fungsi periodik. Dalam konteks algoritma Shor, n akan menjadi bilangan yang akan difaktorkan. Jika dua bilangan tersebut adalah coprime itu berarti bahwa pembagi umumnya adalah 1. Perhitungan fungsi ini untuk jumlah eksponensial, dari itu akan mengambil waktu eksponensial pada komputer klasik. Algoritma Shor memanfaatkan paralelisme kuantum untuk melakukan jumlah eksponensial operasi dalam satu langkah.



Referensi :
https://mamz.weebly.com/quantum-computation.html
http://ikapuchhino.blogspot.com/
http://id.wikipedia.org/wiki/Komputer_kuantum

Jumat, 20 April 2018

Cloud Computing dan Grid Computing

Nama : Agus Cahyono
NPM : 50414497
Kelas : 4IA21
Mata Kuliah : Pengantar Komputasi Modern
Dosen : Indra Adi Permana

Pengertian Cloud Computing
Cloud Computing adalah gabungan dari pemanfaatan teknologi (komputasi) dan pengembangan berbasis internet (awan). Cloud Computing merupakan sebuah metode penggabungan dari berbagai pemanfaatan beberapa teknologi dimana kemampuan TI disediakan sebagai layanan berbasis internet.
Contoh Cloud Computing seperti Ymail atau Gmail. Anda tidak perlu software atau hardware (server) untuk menggunakannya. Semua Konsumen hanya perlu koneksi Internet dan mereka dapat mulai mengirimkan email. Software manajemen email dan server semuanya ada di cloud (internet) dan secara total di kelola oleh provider seperti Yahoo, Google, etc. Konsumen hanya perlu menggunakan software itu sendiri dan menikmati manfaatnya.


Pengertian Grid Computing
Grid Computing atau Komputasi Grid merupakan salah satu dari tipe Komputasi Paralel, adalah penggunaan sumber daya yang melibatkan banyak komputer terpisah secara geografis namun tersambung via jalur komunikasi (termasuk Internet) untuk memecahkan persoalan komputasi skala besar. Semakin cepat jalur komunikasi terbuka, maka peluang untuk menggabungkan kinerja komputasi dari sumber-sumber komputasi yang terpisah menjadi semakin meningkat. Dengan demikian, skala komputasi terdistribusi dapat ditingkatkan secara geografis lebih jauh lagi, melintasi batas-batas domain administrasi yang ada.

Grid computing merupakan salah satu jenis dari komputasi modern. Grid computing adalah arsitektur TI baru yang menghasilkan sistem informasi perusahaan yang berbiaya rendah dan lebih adaptif terhadap dinamika bisnis.

Secara singkatgrid computing berarti menyatukan seluruh sumberdaya TI ke dalam sekumpulan layanan yang bisa digunakan secara bersama-sama untuk memenuhi kebutuhan komputing perusahaan. Infrastruktur gridcomputing secara kontinyu menganalisa permintaan terhadap sumberdaya dan mengatur suplai untuk disesuaikan terhadap permintaan tersebut. Dimana data disimpan atau computer mana yang memproses permintaan tidak perlu dipikirkan. Sebagaimana arus listrik; untuk memanfaatkannya, tempat pembangkit atau bagaimana pengabelan jaringan listrik tidak perlu diketahui.

Jadi Kesimpulanya
Grid computing adalah model generasi selanjutnya untuk komputasi perusahaan berbasis virtualisasi dan provisioning bagi setiap sumberdaya TI. Grid computing menjanjikan peningkatan utilitas dan fleksibilitas yang lebih besar untuk sumberdaya infrastruktur, aplikasi dan informasi. Oracle 10g telah berbasis grid computing, sehingga perusahaan yang menginginkan kemajuan dan perbaikan kinerja bisnis berbiaya rendah bagi aplikasi transaksional, business intelligence dan knowledge management dapat menggunakan solusi grid computingdari Oracle. Khusus bagi pelanggan Oracle sekarang ini, adopsi gridcomputing hanya berupa adopsi generasi selanjutnya dari software yang telah sukses dijalankan sebelumnya. IDC juga meyakini bahwa Oracle 10g cukup diperhitungkan oleh banyak perusahaan yang berkeinginan yang sama. Pelaku bisnis cukup mengadopsi teknologi grid dengan investasi minimal, kegagalan nol, dan ROI cepat.

Contoh Cloud Computing
Cloud computing saat ini sedang populer, namun apa contoh dari Cloud Computing itu, berikut adalah lima contoh dari sekian banyak Cloud Computing saat ini:

1)        Email
Email adalah salah satu alat komunikasi yang sudah cukup lama ada. Dalam email tersimpan data-data pada saat kita mengirimkan atau menerima data. Yang berupa tulisan atau file. Data-data tersebut dapat kita akses sewaktu-waktu kita perlukan , tanpa kita harus menyimpan data tersebut pada komputer pribadi sendiri. Orang lain juga dapat mengakses data tersebut tapi tentunya yang hanya menerima email itu saja.

2)      Data storage online
Penyimpanan data pada komputer personal tentu akan santa terbatas. Jika harus membeli server sendiri amat sangat mahal sekali. Oleh sebab itu saat ini kita dapat menyewa atau bahkan ada yang menyediakan server gratis yang dapat kita akses secara online. Contohnya adalah Humyo, ZumoDrive, Microsoft’s SkyDrive, S3 from Amazon, dan masih banyak yang lain.

3)      Colaboration Tools
Penkolaborasian data sering kali diperlukan. Karena data yang ingin kita simpan bermacam-macam jenisnya dan fungsinya. ada banayk tools yang dapat digunakan. Conothnya adalah Spicebird, Mikogo, Stixy and Vyew t.

4)      Virtual Office
Sering kita memerlukan office untuk memproses data-data. Saat ini kita dapat menggunakan office tidak hanya yang sudah terinstall namun kita juga dapat menggunakan office yang disediakan secara online. Contohnya antara lain Ajax13, ThinkFree and Microsoft’s Office Live.

5)      Kekuatan ekstra processing 
Bila membutuhkan kekuatan untuk memproses secara cepat tanpa perlu membeli perangkat tambahan maka salah satu solusinya adalah Amazon’s EC2 virtual computing ini juga dapat diatur sesuai dengan kebutuhan individu masing -masing orang. Contoh yang lain adalah AbiCloud, Elastichosts and NASA’s Nebula platform.

Ciri – Ciri Cloud Computing
Cloud computing saat ini sedang terkenal, namun apa ciri – ciri dari Cloud Computing itu, berikut adalah 7 ciri Cloud Computing yaitu:

1.      Komputasi Otonom
Sistem komputer yang mampu mengatur atau me-manajemen sendiri secara otomatis.
2.      Client-server model
Komputasi client-server mengacu secara luas untuk setiap aplikasi terdistribusi yang membedakan antara penyedia layanan (server) dan pengguna layanan (klien).
3.      Grid computing
Suatu bentuk komputasi terdistribusi dan komputasi paralel, dimana sebuah ‘super komputer dan virtual’ terdiri dari sekelompok jaringan, komputer lebar ditambahkan serta bertindak untuk melakukan tugas yang demikian besar.
4.      Mainframe komputer
Komputer luar biasa yang banyak digunakan oleh organisasi-organisasi besar untuk aplikasi kritis, biasanya proses transaksi pemrosesan data massal seperti sensus, statistik industri dan konsumen, perencanaan sumber daya perusahaan, dan keuangan.
5.      Utility komputasi
Dengan kemasan sumber daya komputasi, seperti perhitungan dan penyimpanan.
6.      Peer-to-peer
Arsitektur yang didistribusikan tanpa perlu koordinasi pusat, dengan peserta yang pada saat yang sama pihak pemasok dan konsumen sumber daya (berbeda dengan model client-server tradisional).
7.      Berorientasi layanan komputasi

Cloud computing menyediakan layanan yang berkaitan dengan komputasi sementara, dengan cara timbal balik, komputasi berorientasi layanan terdiri dari teknik komputasi yang beroperasi pada perangkat lunak layanan.

Tingkat Layanan
Cloud computing mempunyai 3 tingkatan layanan yang diberikan kepada pengguna, yaitu:
1.      Infrastructure as service
Hal ini meliputi Grid untuk virtualized server, storage & network. Contohnya seperti Amazon Elastic Compute Cloud dan Simple Storage Service.
2.      Platform as a service
Hal ini memfokuskan pada aplikasi dimana dalam hal ini seorang developer tidak perlu memikirkan hardware dan tetap fokus pada pembuatan aplikasi tanpa harus mengkhawatirkan sistem operasi, infrastructure scaling, load balancing dan lain-lain. Contohnya yang sudah mengimplementasikan ini adalah Force.com dan Microsoft Azure investment.
3.      Software as a service
Hal ini memfokuskan pada aplikasi dengan Web-based interface yang diakses melalui Web Service dan Web 2.0. Contohnya adalah Google Apps, SalesForce.com dan aplikasi jejaring sosial seperti FaceBook.
Para investor sedang mencoba untuk mengeksplorasi adopsi teknologi cloud computing untuk dijadikan bisnis seperti Google dan Amazon yang sudah punya penawaran khusus pada teknologi cloud. Dan juga Microsoft dan IBM tidak mau kalah dalam hal ini, mereka juga sudah menginvestasikan jutaan dolar untuk hal ini.
Bisa dipastikan ke depannya cloud computing ini akan menjadi sebuah trend, standar teknologi akan menjadi lebih sederhana karena ketersediaan dari layanan cloud.

 Cara Kerja Cloud Computing
Secara garis besar, berikut merupakan cara kerja penyimpanan data dan replikasi data pada pemanfaatan teknologi Cloud Computing.
Ketika pengguna mengakses awan untuk sebuah website populer, banyak hal yang bisa terjadi. Pengguna IP misalnya dapat digunakan untuk menetapkan dimana pengguna berada (geolocation). DNS jasa kemudian dapat mengarahkan pengguna ke sebuah cluster server yang dekat dengan pengguna sehingga situs bisa diakses dengan cepat dan dalam bahasa lokal mereka. Pengguna tidak login ke server, tetapi mereka login ke layanan mereka menggunakan dengan mendapatkan id sesi dan / atau cookie yang disimpan dalam mereka browser .

Implementasi Cloud Computing
Adopsi Teknologi IT di kalangan Usaha Kecil Dan menengah (UKM) memang terhitung masih cukup rendah. Di lain sisi penggunaan Teknologi IT dipandang memiliki peranan yang cukup besar bagi perkembangan UKM. Dengan memanfaatkan TI, UKM bisa menyamai akselerasi pertumbuhan usaha skala besar. Namun di sisi yang lain investasi di bidang IT bagi UKM memang terasa sangat berat, karena memerlukan biaya dan tenaga ahli bidang IT yang cukup mahal. Untuk membeli hardware sebagai pendukung penerapan TI bagi UKM saja sudah cukup besar, belum lagi software, aplikasi dan lain sebagainya.

Kelebihan dan kekurangan Cloud Computing
  1. Menghemat biaya investasi awal untuk pembelian sumber daya.
  2. Bisa menghemat waktu sehingga perusahaan bisa langsung fokus ke profit dan berkembang dengan cepat.
  3. Membuat operasional dan manajemen lebih mudah karena sistem pribadi/perusahaan yang tersambung dalam satu cloud dapat dimonitor dan diatur dengan mudah.
  4. Menjadikan kolaborasi yang terpercaya dan lebih ramping.
  5. Mengehemat biaya operasional pada saat realibilitas ingin ditingkatkan dan kritikal sistem informasi yang dibangun.

Kekurangan Cloud Computing
Komputer akan menjadi lambat atau tidak bisa dipakai sama sekali jika internet bermasalah atau kelebihan beban. Dan juga perusahaan yang menyewa layanan dari cloud computing tidak punya akses langsung ke sumber daya. Jadi, semua tergantung dari kondisi vendor/penyedia layanan cloud computing. Jika server vendor rusak atau punya layanan backup yang buruk, maka perusahaan akan mengalami kerugian besar.

Contoh Grid Computing

  • Oracle 10g
Untuk software Oracle 10g adalah singkatan dari grid. Fokus dari versi baru Oracle ini adalah untuk memudahkan perusahaan menyederhanakan proses implementasi grid computing di luar kerangka kerja komputasi akademik, teknik, riset dan saintifik.
  • Oracle 10g meliputi:
Oracle Database 10g
Oracle Aplication Server 10g
Oracle Enterprise Manaer 10g


Konsep Grid Computing
1. Sumberdaya Infrastruktur
Mencakup hardware seperti penyimpan, prosesor, memori, dan jaringan; juga software yang didisain untuk mengelola hardware ini, seperti database, manajemen penyimpan, manajemen sistem, server aplikasi dan system operasi.
2. Sumberdaya Aplikasi
Adalah perwujudan logika bisnis dan arus proses dalam software aplikasi. Sumberdaya yang dimaksud bisa berupa aplikasi paket atau aplikasi buatan, ditulis dalam bahasa pemrograman, dan merefleksikan tingkat kompleksitas. Sebagai contoh, software yang mengambil pesanan dari seorang pelanggan dan mengirimkan balasan, proses yang mencetak slip gaji, dan logika yang menghubungkan telepon dari pelanggan tertentu kepada pihak tertentu pula.
3. Sumberdaya Informasi
Saat ini, informasi cenderung terfragmentasi dalam perusahaan, sehingga sulit untuk memandang bisnis sebagai satu kesatuan. Sebaliknya, grid computing menganggap informasi adalah sumberdaya, mencakup keseluruhan data pada perusahaan dan metadata yang menjadikan data bisa bermakna. Data bias berbentuk terstruktur, semi-terstruktur, atau tidak terstruktur, tersimpan di lokasi manapun, seperti dalam database, sistem file lokal.

Prinsip Kerja Grid Computing
Dua prinsip kerja utama grid computing yang membedakannya dari arsitektur komputasi yang lain, semisal mainframe, klien-server, atau multi-tier: virtualisasi dan provisioning.
1. Virtualisasi
Setiap sumberdaya (semisal komputer, disk, komponen aplikasi dan sumber informasi) dikumpulkan bersama-sama menurut jenisnya, lalu disediakan bagi konsumen (semisal orang atau program software). Virtualisasi berarti meniadakan koneksi secara fisik antara penyedia dan konsumen sumberdaya, dan menyiapkan sumberdaya untuk memenuhi kebutuhan tanpa konsumen mengetahui bagaimana permintaannya bisa terlayani. 
2. Provisioning
Ketika konsumen meminta sumberdaya melalui layer virtualisasi, sumberdaya tertentu di belakang layer didefinisikan untuk memenuhi permintaan tersebut, dan kemudian dialokasikan ke konsumen. Provisioning sebagai bagian dari grid computing berarti bahwa system menentukan bagaimana cara memenuhi kebutuhan konsumen seiring dengan mengoptimasi jalannya sistem secara keseluruhan.
  • Cara Kerja Grid Computing
Menurut tulisan singkat oleh Ian Foster ada check-list yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi bahwa suatu sistem melakukan komputasi grid yaitu :
1.      Sistem tersebut melakukan koordinasi terhadap sumberdaya komputasi yang tidak berada dibawah suatu kendali terpusat. Seandainya sumber daya yang digunakan berada dalam satu cakupan domain administratif, maka komputasi tersebut belum dapat dikatakan komputasi grid.
2.      Sistem tersebut menggunakan standard dan protokol yang bersifat terbuka (tidak terpaut pada suatu implementasi atau produk tertentu). Komputasi grid disusun dari kesepakatan-kesepakatan terhadap masalah yang fundamental, dibutuhkan untuk mewujudkan komputasi bersama dalam skala besar. Kesepakatan dan standar yang dibutuhkan adalah dalam bidang autentikasi, otorisasi, pencarian sumberdaya, dan akses terhadap sumber daya.
3.      Sistem tersebut berusaha untuk mencapai kualitas layanan yang canggih, (nontrivial quality of service) yang jauh diatas kualitas layanan komponen individu dari komputasi grid tersebut.

Keuntungan Grid Computing
Secara generik, keuntungan dasar dari penerapan komputasi Grid, yaitu:
1.      Perkalian dari sumber daya: Resource pool dari CPU dan storage tersedia ketika idle
2.      Lebih cepat dan lebih besar: Komputasi simulasi dan penyelesaian masalah apat berjalan lebih cepat dan mencakup domain yang lebih luas
3.      Software dan aplikasi: Pool dari aplikasi dan pustaka standard, Akses terhadap model dan perangkat berbeda, Metodologi penelitian yang lebih baik
4.      Data: Akses terhadap sumber data global, dan Hasil penelitian lebih baik
Indonesia sudah menggunakan sistem Grid dan diberi nama InGrid (Inherent Grid). Sistem komputasi grid mulai beroperasi pada bulam Maret 2007 dan terus dikembangkan sampai saat ini. InGrid ini menghubungkan beberapa perguruan tinggi negeri dan swasta yang tersebar di seluruh Indonesia dan beberapa instansi pemerintahan seperti Badan Meteorologi dan Geofisika.
  • Implementasi Grid Computing
Indonesia sudah menggunakan sistem Grid dan diberi nama InGrid (Inherent Grid). Sistem komputasi grid mulai beroperasi pada bulan Maret 2007 dan terus dikembangkan sampai saat ini. InGrid ini menghubungkan beberapa perguruan tinggi negeri dan swasta yang tersebar di seluruh Indonesia dan beberapa instansi pemerintahan seperti Badan Meteorologi dan Geofisika.

Sumber :https://musthopz.wordpress.com/2013/10/10/cloud-computing-dan-grid-computing/

Jumat, 06 April 2018

W3C dan UU ITE

  1. Jelaskan tentang W3C (World Wide Web Consortium) ?
  2. Jelaskan UU ITE tentang hak cipta dan hak paten website cari soal kasus UU ITE tsb (pelanggarannya)?
  3. Jelaskan tentang web content, content terdiri dari 3 . sebutkan contoh dari salah satu web content tsb
jawab

Pengertian W3C 
W3C merupakan kepanjangan dari World Wide Web Consortium. W3C adalah suatu badan konsorsium dunia yang bekerja untuk mengembangkan standar-standar kode yang digunakan untuk wrld wide web. Kode-kode tersebut merupakan teknologi utama yang dipakai sebagai kode utama web seperti URL atau Uniform Resource Locator, HTML atau HyperText Markup Language dan HTTP atau Hypertext Transfer Protocol yang dikembangkan dan diatur oleh badan konsorsium ini.  W3C didirikan pada 20 Oktober 1994 oleh tim Berners-Lee di Massachusetts Institue of Technology (MIT). W3C ini bekerja sama dengan komunitas global untuk membuat standar internasional dalam client dan server yang memungkinkan terjadi komunikasi dua arah secara online antara penyedia layanan dan pencari manfaat layanan tersebut melalui internet. W3C juga menghasilkan software acuan dalam pembangunan web. Badan W3C ini dijalankan oleh MIT LCS, INIRA atau Institute national the Recherce en Informatique adalah sebuah lembaga penelitian ilmu komputer yang berada di perancis. 

2. Pengertian UU ITE
Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik adalah ketentuan yang berlaku untuk setiap orang yang melakukan perbuatan hukum sebagaimana diatur dalamUndangUndang ini, baik yang berada diwilayah hukum Indonesia maupun di luar wilayah  , yang memiliki akibat hukum diwilayah hukum Indonesia dan/atau di luar wilayah hukum Indonesia dan merugikan kepentinganIndonesia.Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik
(UUITE) mengatur berbagai perlindungan hukum atas kegiatan yang memanfaatkan internet sebagai medianya, baik transaksi maupun pemanfaatan informasinya. Pada UUITE ini juga diatur berbagai ancaman hukuman bagi kejahatan melalui internet.  UUITE mengakomodir kebutuhan para pelaku bisnis di internet dan masyarakat pada umumnya guna mendapatkan kepastian hukum, dengan diakuinya bukti elektronik dan tanda tangan digital sebagai bukti yang sah di pengadilan.
STUDI KUSUS 

STUDI KASUS I : PEMBAJAKAN PERANGKAT LUNAK

Pada awal tahun 2012 lalu kita dikejutkan oleh ditutupnya salah satu situs file sharing terbesar, yakni Megaupload. Menurut informasi yang ada, hal ini terjadi karena Megaupload dianggap mendukung pembajakan (piracy), karena dalam situsnya memiliki berjuta-juta data illegal yang salah satunya berupa perangkat lunak (software). Sehingga kasus ini sudah dianggap salah satu kasus kejahatan hak cipta terbesar di dunia yang langsung menargetkan penyalahgunaan situs penyimpanan konten dan distribusi publik untuk melakukan kejahatan hak intelektual.
Kasus Megaupload ini sendiri dipandang melanggar ketentuan RUU yang dikenal dengan nama SOPA (Stop Online Piracy Act) dan PIPA (PROTECT IP Act) yang mana merupakan undang-undang terkait hasil pembajakan serta beragam produk digital seperti film dan musik.
Dari segi hukum Indonesia pun termasuk dalam pasal 25 UU ITE yang berbunyi: “Informasi Elektronik dan/ atau Dokumen Elektronik yang disusun menjadi karya intelektual, situs internet, dan karya intelektual yang ada di dalamnya dilindungi sebagai Hak Kekayaan Intelektual berdasarkan ketentuan Peraturan Perundang-undangan.”
UU yang dilanggar dan sanksi:
Bentuk pelanggaran hak cipta pada kasus di atas adalah dengan sengaja dan tanpa hak memperbanyak penggunaan untuk kepentingan komersial suatu program komputer. Pelanggaran hak cipta ini melanggar pasal 72 ayat (3) UU No. 19 Tahun 2002, disebutkan bahwa bagi yang tanpa hak memperbanyak penggunaan untuk kepentingan komersial suatu program komputer dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan atau denda paling banyak Rp 500.000.000,- (lima ratus juta rupiah).
Solusi:
Berikut beberapa solusi untuk menangani maraknya pelanggaran pembajakan perangkat lunak:
1)      Penggunaan software open source yang bisa didapatkan dengan gratis.
2)      Perlunya kesadaran masyarakat untuk menghargai hasil karya orang lain.
3)      Masyarakat pengguna komputer juga harus sadar kalau memakai perangkat lunak bajakan maka kemungkinan komputernya untuk terkena virus akan lebih besar. Perangkat lunak bajakan yang ada di internet mungkin patut dicurigai, karena mungkin saja orang yang membajak perangkat lunak tersebut telah menyisipkan virus di perangkat lunak bajakan yang kita download di internet.
4)      Pemberian sanksi yang tegas kepada para penjual perangkat lunak bajakan supaya mereka jera.
5)      Pemerintah memberikan penyuluhan tentang pentingnya penghargaan terhadap suatu kekayaan intelektual.

Pengertian Web Content


       Content dalam website adalah segala sesuatu yang dapat dilihat oleh pengunjung baik berupa gambar, tulisan, animasi, video, suara, tombol navigasi dan sebagainya. Jadi jika kita mengunjungi suatu website sebenarnya yang kita kunjungi adalah content. Pengaturan content ini dilakukan pada saat pemograman website (coding), entah itu jenis contentnya, warna, posisi dan sebagainya.


REFERENSI :
INTERNET
https://id.wikipedia.org/wiki/Konsorsium_World_Wide_Web
https://ichaartikel.wordpress.com/pengertian-content-web-database/

BUKU
Tamotsu Hozumi. 2006. Asian Copyright Handbook (Buku Panduan Hak Cipta Asia Versi Indonesia). Jakarta : IKAPI.

Rachmadi Usman, S.H.2003. Hukum Hak Atas Kekayaan Intelektual (Perlindungan dan Dimensi Hukumnya di Indonesia). Bandung : PT.Alumni.
Mulyatno. 2000. Asas-asas Hukum Pidana. Jakarta : Rineka Cipta.

Minggu, 11 Maret 2018

Semantik WEB

Nama               : Agus Cahyono
Kelas                : 2IA19
NPM                : 50414497
Dosen               : Winarti
Bab                  : Pengantar Web Science

WEB SEMANTIK

            Pengertian Web Semantik (Semantic Web) atau definisi Web Semantik adalah pengembangan dari World Wide Web di mana makna semantik dari informasi di web didefinisikan, sehingga memungkinkan mesin untuk memprosesnya. Web Semantik berasal dari World Wide Web Konsorsium dari Web sebagai media universal data, informasi, dan pertukaran pengetahuan.

            Web Semantik terdiri dari seperangkat prinsip-prinsip desain, kelompok kerja kolaboratif, dan berbagai teknologi. Beberapa elemen dari Web Semantik yang dinyatakan sebagai calon masa depan dan unsur-unsur lain dari Web Semantik disajikan dalam spesifikasi formal dimaksudkan untuk memberikan deskripsi formal konsep, istilah, dan hubungan dalam satu domain tertentu.
            Istilah Web Semantik itu sendiri diperkenalkan oleh Tim Berners-Lee, penemu World Wide Web. Sekarang, prinsip web semantik disebut-sebut akan muncul pada Web 3.0, generasi ketiga dari World Wide Web. Bahkan Web 3.0 itu sendiri sering disamakan dengan Web Semantik. Web Semantik menggunakan XML, XMLS (XML Schema), RDF, RDFS (Resources Description Framework Schema) dan OWL.

            Web Semantik merujuk kepada kemampuan aplikasi komputer untuk lebih memahami bahasa manusia, bukan hanya bahasa yang baku dari para penggunanya tetapi juga bahasa yang lebih kompleks, seperti dalam bahasa percakapan sehingga memudahkan penggunanya untuk berkomunikasi dengan mesin. Web Semantik dapat mengolah bahasa dan mengenali homonim, sinonim, atau atribut yang berbeda pada suatu database.

            Semantic web merupakan visi untuk membuat web lebih dipahami oleh mesin (“making web more  understandable  by  machine”). Menurut Tim Berners-Lee (Berners-Lee, Tim, et.al, 1999):
“The Semantic Web is a Web that includes documents, or portions of documents, describing explicit relationships, between things and containing semantic information intended for automated processing by our machines.”

            Dari definisi tersebut, bisa dipahami bahwa semantic web berkaitan dengan dokumen atau bagian dokumen yang mendeskripsikan hubungan secara eksplisit serta berisi informasi semantik (seperti “bekerja pada”, “anak dari”, dan lainlain) yang memang dimaksudkan untuk diproses oleh mesin. Perlu diketahui bahwa defisini  disini lebih ditekankan pada “bisa dipahami oleh mesin” bukan pada “bisa dibaca oleh mesin” karena web saat ini pun sebenarnya bisa dibaca oleh mesin, tetapi nilai semantiknya yang tidak ada.

            Semantic Web merupakan suatu visi  dari Tim  Berners-Lee untuk membuat web menjadi  sumber  daya data yang bermakna.  Hal ini bisa diwujudkan dengan menggunakan infrastruktur yang didefinisikan oleh kelompok kerja di W3C. Seperti telah diketahui, web saat ini menggunakan HTML sebagai komponen utama. HTML membuat presentasi serta isi dari web menjadi satu. Hal ini merupakan kelemahan dari web yang ada saat ini karena hal tersebut menyebabkan data hanya bisa dipahami oleh manusia dan pada gilirannya akan menyulitkan presentasi, klasifikasi, pencarian, pembuatan katalog, serta human reasoning. “Dipahami” disini mengacu pada kemampuan mesin untuk mendeskripsikan keterkaitan antar  data  serta  representasi  graph  dari   data  tersebut).  Pendefinisian  data  tersebut dilakukan dengan pembuatan model data RDF. Model data RDF ini bisa digunakan oleh berbagai API (Application Programming Interface) seperti  Jena dari HP, 4Suite dari   Fourthought   Inc.,  dan  lain-lain.  Dengan   demikian,  tugas   pengembang   peranti lunak akan lebih mudah dalam pengelolaan data.

  • SEJARAH SEMANTIC WEB
            Semantic web dicetuskan pertama kali oleh Tim Berners-Lee, James Hendler, dan  Ora  Lassila,  di  majalah  Scientific American  pada  tahun  2001.  Sejak  itu,  Tim Berners-Lee  yang   juga   merupakan   direktur   dari   W3C  membentuk  tim  kerja  yang membidangi semantic web serta infrastrukturnya pada tahun 2001. Aktivitas dari tim ini bisa dilihat di http://www.w3.org/2001/sw/. Tim   tersebut   merumuskan   berbagai   infrastruktur   untuk   keperluan   semantic web, antara lain adalah RDF (Resource Definition Framework), n3, Ontology, dan lainlain,   serta   membangun   berbagai   software   yang   diperlukan   (IsaViz untuk  mengedit RDF, cwm – close world machine, dan lainlain). Beberapa infrastruktur memang telah tersedia di W3C, seperti misalnya infrastruktur untuk display berbasis XML (XHTML, SVG, dan lainlain).

  • CONTOH WEB SEMANTIK
Apabila kita mengetik di pencarian dengan keyword “tanggal berapa indonesia merdeka ?.” maka hasil dari pencarian tersebut yang keluar adalah “17 Agustus 1945.“ begitu mudah bukan ?
 Contoh lain web semantik adalah :



  1. Yahoo’s Food Site, Spivack’s Radar Networks, dan sebuah development platform, Jena, di Hewlett-Packard. 
  2. Google Co-Op yang beralamatkan di http://www.google.com/coop/. Google Co-Op merupakan salah satu service yang disediakan Google dan mulai beroperasi sejak tahun 2006 dan merupakan fungsi search yang ditambahkan di search engine Google dengan penambahan fitur yang lebih luas dan diharapkan Google Co-Op dapat memberikan sesuatu yang tepat yang sedang dicari orang-orang.
  3. Web Servies yakni teknologi web yang memungkinkan sebuah aplikasi mampu berhubungan dengan aplikasi lainnya melalui protokol HTTP dengan format pesan XML

  • CONTOH KASUS UNTUK PEMANFAATAN SEMANTIC WEB
            Contoh sederhana adalah tentang pencarian di web. Penggunaan mesin pencari seperti Google, Altavista, Yahoo, dan lain-lain hanya mendasarkan pencariannya pada metadata yang terdapat pada header file HTML. Perhatikan contoh berikut:
            Pencarian “Article about Bambang” akan menghasilkan kemungkinan lain seperti “Article by Bambang”, “Article from Bambang” karena mesin mesin   pencari tersebut   hanya   akan melakukan peng-indeks-an kata kunci “Article” dan “Bambang”. Meskipun sekilas kelihatan sederhana, tetapi pada saat pencarian,  pemakai bisa dipusingkan karena hasil dari  pencarian tersebut bisa mencari ribuan halaman.
            Pengembangan yang lebih berguna lagi ada pada pemanfaatan software agent bersama dengan semantic web untuk keperluan  crawling, generalisasi, kategorisasi, serta  reasoning  data.   Sebagai   contoh,   seorang   pengembang bisa mengembangkan suatu  software   agent  yang   mengumpulkan   data   tentang   suatu  resource,   misalnya tentang   “dokter   umum   yang   berpraktik   di   yogyakarta”,   menemukan   atribut   “jam praktik”, membuat perjanjian untuk pemeriksaan, serta memberitahu ke user tentang rencana periksa ke dokter tersebut.
  • INFRASTRUKTUR SEMANTIC WEB 
            Untuk mempunyai kemampuan yang revolusioner seperti kasus di atas, tentu saja harus dikembangkan infrastruktur pendukung.W3C membangun berbagai infrastruktur untuk keperluan data yang bisa lebih dipahami mesin. Beberapa komponen yang telah dibangun di antaranya adalah RDF (Resource Description Framework) serta OWL (Ontology Web Language). Tentu saja komponen utama ini juga berdasarkan pada komponen lainnya yang telah dibangun oleh W3C yaitu XML (Extensible Markup Language) serta URI (Uniform Resource  Identifier) maupun HTTP (Hypertext Transfer Protocol). Membangun   suatu  semantic   web  pada   dasarnya   merupakan   proses   untuk mendefinisikan data agar bisa bermakna dan bisa dipahami oleh mesin.
  • KOMPONEN TEKNOLOGI SEMANTIC WEB
            Teknologi semantic web merupakan teknologi yang masih dalam taraf pengembangan. Untuk  mendukung  pengembangan  ini, W3C menggunakan infrastruktur yang telah ada (misalnya URI, XML, dan lainlain) serta membentuk berbagai kelompok   kerja untuk pengembangam lebih lanjut. Berbagai komponen teknologi tersebut akan dibahas di bawah ini.
  • URI (Uniform Resource Identifier)
            Secara sederhana, bisa dikatakan bahwa URI merupakan suatu “pengenal” / identifier di web. String seperti “http”, “ftp”, “news”, merupakan suatu contoh URI. Pembicaraan mengenai URI ini sangat penting pada teknologi semantic web karena setiap representasi pengetahuan tentang suatu  resource  harus mengidentifikasi lebih dahulu  resource  tersebut. Semua  yang mempunyai  URI  bisa dikatakan “berada  di web”. Sintaksis dari URI ini dikembangkan oleh IETF (Internet Engineering Task  Force) yang mempublikasikan RFC 2396 untuk spesifikasi umum dari URI. Istilah URI berbeda dengan istilah URL (Uniform Resource Locator). URL menunjukkan suatu lokasi dengan menggunakan protokol HTTP (Hypertext Transfer  Protocol). Jadi, URL merupakan salah satu bentuk dari URI.
  • XML
         XML  (eXtensible   Markup   Language)   merupakan   suatu   standar   dari   W3C untuk pertukaran data melalui Internet. XML merupakan bentuk khusus dari SGML (yang   merupakan   bahasa   untuk   mendefinisikan   suatu   bahasa  penanda  markup  language)   yang   memungkinkan   siapapun   juga   untuk   mendefinisikan  data  yang menjadi isi dari dokumen melalui suatu definisi  tag  yang dibuat sendiri. XML ini merupakan   suatu   standar   yang   sifatnya   terbuka.   Tag   yang   ada   pada   XMLmemungkinkan pengembangan mendefinsikan suatu XML  parser  dari suatu peranti pengembangan sehingga dengan menggunakan file XML yang  wellformed, isi dari suatu dokumen bisa dibaca dan dipahami oleh mesin. Berikut ini adalah contoh dari suatu file XML:
<?xml version=”1.0″ encoding=”UTF-8″?>
<penelitian>
 <judul>Teknologi Semantic Web Untuk Pengelolaan Dokumen Ilmiah</judul>
 <peneliti>Bambang Purnomosidi D. P.</peneliti>
 <tahun>2005</tahun>
<institusi>STMIK AKAKOM</institusi>
</penelitian>
Beberapa   bahasa   pemrograman   saat   ini   telah   menyertakan   fasilitas   XML parser ke dalam pustaka standar. Beberapa diantaranya adalah Python, Java, Pike, dan lain-lain.
  • RDF dan Triple
            Triple merupakan suatu unsur pembentuk kalimat, karena suatu kalimat terdiri atas 3 bagian yaitu subyek, predikat, dan obyek. Contoh kalimat yang berpola triple adalah Bambang Purnomosidi D. P meneliti semantic web. Jika dipecah menjadi tiga unsur tersebut, maka kalimat tersebut bisa dibagi menjadi tiga unsur, yaitu:
Subyek: “Bambang Purnomosidi D. P.”
Predikat: “meneliti”
Obyek: “semantic web”
            RDF   (Resource   Description   Framework)   merupakan   suatu  framework  untuk mendeskripsikan dan saling mempertukarkan data. Inisiatif tentang RDF ini dimulai oleh Ramanathan V. Guha pada saat bekerja di Apple Computer. Spesifikasi untuk RDF ini mendapat status Recommendation dari W3C pada tahun 2004. Elemen dasar dari   RDF   adalah  triple.
                RDF   merupakan   standar   yang   ditetapkan   oleh   W3C   untuk   keperluan representasi triple tersebut sehingga dengan menggunakan RDF, bisa diperoleh suatu isi  (contents) yang  dipahami mesin, tidak  sekedar bisa dibaca   oleh   mesin.   RDF tersebut   bisa   diserialisasikan   dalam   format   XML   maupun   n3   (notation   3).   RDF merupakan   bagian   yang   vital   dari   RDF   karena   kemampuannya   untuk merepresentasikan  triple  ini.   Berikut   ini   adalah   contoh   representasi   dalam   bentuk RDF/XML:
  <rdf:RDF
  <rdf:Description rdf:about=”http://en.wikipedia.org/wiki/Tony_Benn”&gt;
  <dc:title>Tony Benn</dc:title>
  <dc:publisher>Wikipedia</dc:publisher>
  </rdf:Description>
  </rdf:RDF>
            Perlu diketahui bahwa mesin (komputer dan peranti pendukungnya) tidak akan bisa memahami apa yang tertulis disitu, meskipun demikian, bisa dirancang suatu peranti yang  bisa  digunakan  untuk   memahami   dan   merepresentasikan isi yang ada pada RDF/XML tersebut karena isi  dari RDF/XML merupakan isi  yang terstruktur dan mengandung nilai semantik. W3C   menyediakan   software   yang   bisa   digunakan   untuk   keperluan
penggambaran graf tersebut.  Software tersebut merupakan software bebas. Software tersebut adalah IsaViz dan dikembangkan dengan  menggunakan   bahasa  Java  dan memerlukan library GraphViz.
  • Ontologi
            Suatu   ontologi   merupakan   spesifikasi   dari   suatu   konsepsualisasi   (Gruber, Tom:   2005).   Ontologi   merupakan   suatu   deskripsi   dari   konsep   serta   relasi   yang mungkin   terdapat   untuk   suatu   hal.   Dalam   kaitannya   dengan   web,   ontologi   ini digunakan untuk mendeskripsikan suatu resource di web. Ontologi ini penting, karena dengan   menggunakan   skema   serta   ontologi   dari   suatu  resource,  bisa  digunakan peranti   pengembang   untuk   mengembangkan   peranti   lunak   yang   memungkinkan
menampilkan   arti   serta   keterkaitan   suatu  resource  dengan  resource  lainnya.   RDF telah   memungkinkan   mendeskripsikan   keterkaitan   tersebut,   sehingga  tinggal mendeskripsikan arti dan kemungkinan keterkaitan dengan resource lain.
            Meskipun sudah terdapat RDF yang memungkinkan suatu  triple  untuk bisa disimpan dalam   format   digital,   tetapi   masih   terdapat   pertanyaan tentang arti  dari triple  tersebut. Untuk memahami arti dari isi suatu RDF, diperlukan suatu ontologi serta   skema.   Saat   ini,   W3C   telah   membentuk   suatu   kelompok   kerja   untuk mengembangkan   ontologi   untuk   web   yang   disebut   sebagai   OWL   (Ontology   Web  Language).
            OWL dimaksudkan untuk memproses isi suatu dokumen, tidak hanya sekedar mempresentasikan isi tersebut  untuk  manusia.  OWL   bisa   digunakan   untuk
merepresentasikan secara eksplisit arti dari suatu istilah dalam vocabulary, serta relasi antar istilahistilah tersebut. Representasi serta saling keterkaitan itulah yang disebut sebagai ontologi. OWL merupakan revisi dari DAML+OIL. OWL mempunyai 3 sub bahasa, yaitu OWL Lite, OWL DL (Description Logics), serta OWL Full.
– OWL   Lite  mendukung para pemakai yang terutama  memerlukan hirarki klasifikasi, dan kendalakendala sederhana.
–  OWL DL  mendukung para pemakai yang menginginkan ekspresi maksimum dan tetap mempertahankan kelengkapan komputasional (semua   kesimpulan dijamin bisa dihitung) dan mampu diputuskan (semua komputasi akan selesai dalam waktu tertentu).
–  OWL  Full dimaksudkan untuk pemakai yang menginginkan ekspresi maksimum dan kebebasan sintaktik RDF tanpa jaminan komputasional. Sebagai   contoh,   dalam  OWL   Full,   suatu   kelas   bisa   diperlakukan   secarasimultan   sebagai   kumpulan   individual   dan   sebagai   individual   dengan   hak masingmasing.
  • Semantic Web dan Intelligent Agent Software
            Teknologi   semantic  web  ini  di  masa  yang  akan  datang  akan   semakin berkembang   dan   kemungkinan   akan   bekerja   sama   dengan  software  agent  untuk membentuk   web   yang   semakin   bisa   dipahami   oleh   mesin   dan  memungkinkan intelligent agent software untuk berfungsi sebagai agen dalam membantu manusia.
            Software   agent  merupakan   suatu   aplikasi   (entitas)   yang   berfungsi   untuk menjalankan suatu pekerjaan tertentu.  Intelligent agent software merupakan aplikasi yang mempunyai sifat “cerdas” (intelligent), dalam arti mampu memahami kondisi-kondisi yang terjadi di lingkungan, memutuskan apa yang harus dikerjakan, tanpa bantuan manusia untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan untuk software agent tersebut. Intelligent software agent ini juga masih menjadi bahan penelitian dan telah terbentuk berbagai peranti pengembangan untuk memudahkan pembuatan software ini. Contoh dari peranti pengembangan tersebut antara lain adalah:
¯        Agent Development Kit
¯        April Agent Platform
¯        Comtec Agent Platform
¯        FIPA OS
¯        JACK Intelligent Agent
REFRENSI :

Sabtu, 10 Maret 2018

Softskill Pengantar Web Science

Nama               : Agus Cahyono
Kelas               : 2IA19
NPM               : 50414497
Dosen              : Winarti
Bab                  : Pengantar Web Science


Ringkasan sejarah web, web merupakan sebuah program yang ditemukan oleh Tim Berners-Lee pada tahun 1991. Awalnya Berners-Lee hanya ingin menemukan cara untuk menyusun arsip-arsip risetnya. Untuk itu ia mengembangkan satu buah sistem untuk kepentingan pribadi. Sistem itu yaitu program piranti lunak yang diberi nama Enquire.
Dengan program itu, Berners-Lee sukses membuat jaringan yang menautkan berbagai arsip maka menudahkan pencarian informasi yang dibutuhkan. Inilah nanti jadi dasar dari suatu perkembangan pesat yang dikenal sebagai www.


Web - World Wide Web, atau yang lebih populer disingkat www merupakan satu buah ruang informasi yang digunakan oleh pengenal global yang dianamakan dengan URL (Uniform Resource Locator) untuk mengenal pasti sumber daya berguna. Www tidak jarang dianggap sama dengan internet dengan cara total, meski sebenarnya www sendiri hanyalah bagian dari internet.
Www merupakan kumpulan situs server dari seluruh dunia yang memiliki kegunaan untukmenyediakan data dan informasi untuk bisa digunakan bersama. Lewat web para pengguna dapat terhubung informasi yang tidak hanya berupa teks tetapi juga gambar, nada, video, dan animasi.

Science - Kata Science berasal dari bahasa Latin scientia yang berarti "pengetahuan" atau "mengetahui". Dari kata ini terbentuk kata science (Inggris). Science dalam pengertian sebenarnya adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari berbagai fenomena alam sehingga rahasia yang dikandungnya dapat diungkap dan dipahami. Dalam usaha mengungkap rahasia alam tersebut, sains melakukannya dengan menggunakan metode ilmiah

Web Science - Web science merupakan inovasi baru yang diciptakan oleh seorang bernama Tim Berners-Lee.
Web science itu terdiri atas dua kata yaitu web dan science, adalah yang berarti ilmu yang mempelajari tentang efisiensi atau pemanfaatan dari sebuah web, agar dapat dirasakan manfaat dan kegunaannya pada banyak bidang di dalam keidupan sehari-hari. Di dalam web science kita belajar bagaimana memberdayakan suatu sumber daya virtual sebagai media komunikasi praktis. Dengan tampilan web yang menarik dan abtraktik agar memunculkan minat orang banyak untuk membaca web tersebut.


Aplikasi Pada Web
1.     Sharing File (Data, Program)
Adalah suatu data yang kita punya bisa dibaca atau diakses oleh pengguna lain yang terhubung melalui jaringan

2.      File Transfer Protocol (FTP)
File Transfer Protocol (FTP) merupakan suatu cara yang mudah, murah dan cepat untuk mentransfer file atau arsip data dari server internet ke computer anda atau sebaliknya. Melalui program FTP yang juga disebut FTP Client, pemakai dapat mengatur pertukaran data dengan computer lain yang berjauhan.

3.      Chat
Chat adalah suatu fasilitas dimana kita dapat berkomunikasi dengan orang lain dimanapun dia berada, baik satu orang ataupun banyak orang secara online (terhubung langsung) dan real time.

4.      Email
Berkirim surat secara elektronik.


Kelebihan Web :

1.      Jangkauan pasar yang sangat luas.
Karena pengguna Internet yang begitu banyak dan semakin hari semakin meningkat, tentu saja peluang bisnis di Internet semakin besar.

2.      Bisa diakses oleh siapa saja, dimana saja, dan kapan saja.
Internet adalah dunia tanpa batas. Informasi Perusahaan atau Bisnis bisa dilihat oleh siapa saja, dimana saja, dan kapan saja.

3.      Akses Informasi yang sangat mudah.
Hanya dengan beberapa klik mouse, pengunjung bisa melihat informasi tentang bisnis Anda, produk dan jasa.

4.      Update Informasi yang fresh.
Melalui website, Perusahaan  bisa memberikan Informasi terbaru dengan sangat cepat.

5.      Publikasi dan periklanan.


Kekurangan Web :


1.      Kredibilitas.
Karena tidak bertemu langsung dengan klien, susah untuk mendapatkan kepercayaan dari klien.
2.      Susah mencapai target pengunjung.

Karena banyaknya persaingan di Internet, maka untuk mendapat peringkat bagus di Google menjadi susah.

3.      SPAM.
Salah satu resiko yang harus dihadapi ketika Anda mempublikasikan No. Telp dan Email ke dalam website adalah sms atau email SPA.


Referensi Buku :
Prakoso Samuel & Foenadioen. 2008. Pedoman Praktis Pengembangan Aplikasi Web Database menggunakan Java server Page. Yogyakarta : Andi Offset.
Joko Adi Wirawan Mochamad,2009. Amazing News Website with PHP, Ajax, dan MySQl. Yogyakarta : Andi Offset
Referensi Internet :